Ujian


Semangat Sahabatku!!!!!

Kehidupan mungkin tak seindah yang kau inginkan tak seindah yang kau bayangkan. Banyak batu yang akan menghadangmu disetiap belokan maupun tanjakan maupun turunan, tak akan ada yang tahu darimana batu itu akan datang. Sebagai seorang manusia yang tak pernah bisa sempurna yang selalu mengeluh setiap ada batu yang menghadang, janganlah kau menyerah jangan pula kau berputus asa dari rahmat Allah. Hanya Allah yang dapat mengubah batu itu menjadi kapas, yang akan meringankan rasa sakit ketika kau menghadang batu itu. Yang akan selalu menguatkan setiap langkahmu, setiap hela napasmu.

Dan dengan kesabaranlah setiap batu itu akan terasa seperti kapas. Allah SWT berfirman:

“Tetapi orang yang sabar dan memaafkan sesungguhnya (perbuatan) yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan” (QS. Asy-Syura [42] : 43).

Saudaraku, ketika kita berdoa dan Allah belum menjawab doa kita, ada beberapa kemungkinan yang mungkin menghambat terkabulnya doa kita. Pertama, mungkin Allah menundanya, karena kita belum siap ketika doa itu terkabul. Kedua, mungkin karena kita seringkali tidak sadar dalam melakukan maksiat, itu bisa jadi penghambat terbesar kita, sehingga Allahpun enggan mengabulkan setiap doa yang kita panjatkan. Kemungkinan yang ketiga adalah mungkin saja doa yang kita panjatkan bukanlah yang terbaik untuk kita, karena Allah Maha Mengetahui, Dia tahu apa yang terbaik untuk kita karena Dia yang menciptakan kita karena Dia yang mengatur kita.

Dan apa yang harus kita lakukan ketika memang doa kita tidak terkabul, tawakal, ikhlas dan bersabarlah.

“Dan bertawakAllah kepada Allah Yang Hidup (Kekal) Yang tidak mati….” (QS. Al-Furqon [25] : 58)

Tawakalah dari mulai kita berniat melakukan sesuatu, ketika proses itu sedang berlangsung dan ketika kita mendapatkan hasilnya, senantiasalah bertawakal. Agar setiap apa yang kita kerjakan tetap diridhoi oleh-Nya, agar kita tak kecewa ketika terjadi sesuatu diluar kemauan kita, diluar kehendak kita. Itulah salah satu kunci sukses seseorang, sukses di dunia, sukses diakhirat. Insyaallah.

Ikhlas adalah amal hati yang tidak bisa diketahui kecuali oleh seorang hamba dan Tuhannya. Ikhlas adalah ketika dia melakukan kebaikan, dia tidak ingin orang lain mengetahuinya dan ketika dia bermaksiat dia tidak suka menyembunyikannya. Perbuatan itu bisa dikatakan ikhlas ketika kita melakukannya semata-mata ingin mendapatkan ridho Allah. Ikhlas dan riya perbedaannya sangat tipis sekali, kadang banyak orang yang terjatuh pada riya. Mungkin karena orang lain mengetahuinya dan mereka memujinya, sehingga muncullah penyakit hati (riya) itu. Maka berhati-hatilah, jangan sampai kita sendiri yang menjadi penyebab orang-orang itu menjadi tidak ikhlas. Sesungguhnya penghargaan seorang manusia tidak sebanding dengan penghargaan Sang Maha Pencipta.

Dan bersabarlah.. kadang banyak orang yang mengatakan, “sesering apapun saya bersabar, kesabaran saya ada batasnya.” Itulah manusia mengadangadakan yang tidak ada, padahal mereka tahu selama mereka masih bernapasa, selama jantung mereka masih berdetak dan selama ruh mereka bersatu dengan raganya, kesabaran itu takkan pernah habis. Takkan pernah hilang, dan tak ada batasnya sama sekali. Ketika seseorang mengatakan kesabaranya telah sampai batasnya berarti dia memang sudah tidak mau bersabar  dan dia telah berputus asa dari rahmat Allah. Padahal Allah melarang setiap manusia untuk berputus asa, mereka sama saja seperti tidak percaya akan janji Allah. Allah tidak akan memberikan ujian kepada seorang hamba melebihi batas kemampuan hamba-Nya. Ketika ujian itu terasa berat untuk kita, itu adalah kadar tingkat keimanan kita. Allah percaya kita dapat melewati ujian itu. Walau terkadang manusia tak pernah sadar, bahwa Allah tahu yang terbaik untuk hamba-Nya, kebanyakan dari kita hanya selalu berprasangka buruk. Semoga kita dijauhkan dari berprasangka buruk kepada Allah. Wallahualam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s